Cara Membaca Pasaran Bola Over Under

Cara Membaca Pasaran Bola Over Under – Sebelum memasang taruhan Over Under, Anda butuh terlebih dahulu mengetahui Cara Membaca Pasaran Bola Over Under sampai-sampai tidak terjadi salah pasang taruhan. Perhatikan misal sebagai inilah :

Bisa anda lihat bahwa pada pertandingan Juventus vs Porto terdapat 3 pasaran Over Under guna babak full time, yaitu:

Cara Membaca Pasaran Bola Over Under

Over/Under 2 dengan harga over -1.04, harga under -1.06.
Over/Under 1.5-2 (1.75 atau 1 3/4) dengan harga over -1.48, harga under 1.29)
Over/Under 2-2.5 (2.25 atau 2 1/4) dengan harga over 1.32, harga under -1.52)
Berdasarkan data harga pasaran over/under tersebut, bila anda pilih pasaran nomor 1 dengan O/U 2, maka bisa jadi yang terjadi ialah sebagai berikut:

Pasang under 2 maka:

Skor 0-0, 1-0, 0-1, anda menang sebab total gol tidak hingga 2.
Skor 2-0, 0-2, 1-1, hasil draw, uang anda akan dibalikkan karena total gol pas 2.
Skor 2-1, 1-2, 2-2, dst dengan jumlah gol lebih dari 2, anda kalah.
Pasang over 2 maka sebaliknya:

Skor 0-0, 1-0, 0-1, anda kalah sebab total gol tidak hingga 2.
Skor 2-0, 0-2, 1-1, hasil draw, uang anda akan dibalikkan karena total gol pas 2.
Skor 2-1, 1-2, 2-2, dst dengan jumlah gol lebih dari 2, anda menang.

Setiap liga mempunyai rata-rata gol yang berbeda-beda. Meski belum diketahui penyebabnya, tetapi hal ini ialah fakta.

Contohnya saja liga Jepang dan Filipina yang mempunyai rata-rata gol setinggi 6,75 gol per pertandingan. Sementara Divisi tiga Spanyol mempunyai rata-rata gol serendah 2,71. data china togel.

Menganalisa liga terlebih dahulu ialah sebuah tahapan jitu untuk menebak jumlah gol dalam satu pertandingan. Atau andai memungkinkan kamu juga dapat melihat pulang head to head kedua tim.

Data analisa ini sebetulnya sangat gampang ditemukan secara online. Tapi guna memberikan kamu ide mengenai perbedaan dalam rata-rata gol per pertandingan di semua liga utama Eropa, inilah kami berikan statistiknya.

Pertandingan Liga Primer mempunyai rata-rata 2,4, Serie A Italia dengan kekalahan 3,21 dan La Liga Spanyol 2,85 gol per pertandingan. mbah semar.

Sekarang sesudah kita menilai persentase bisa jadi under 2.5 laksana diatas, satu-satunya urusan yang perlu kamu lakukan ialah odds terbaik yang layak kamu mainkan.

Untuk mengolah persentase yang telah kamu buat ke odds desimal, pakai rumus:

Desimal odds = 100/ kemungkinan

Seperti misal diatas, bisa jadi under 2.5 ialah 67.56. Bisa anda masukan ke formula menjadi 100 / 67.56 = 1.48.

Artinya apa? Itu berarti kamu harus bertaruh andai odds yang ditawarkan lebih tinggi dari 1.48. Jika odds tersebut dapat dibilang belum pantas dengan jumlah persentase kemenangan.

Apakah formula ini sudah tentu berhasil? Tidak. Rumus ini ialah rumus kemungkinan. Kita seluruh tahu makna kemungkinan itu dapat terjadi dapat pula tidak. Namun paling tidak formula ini dapat menjadi panduan kamu yang hendak menang over under. data keluaran togel.